String Inverter
Komponen Hardware
String inverter adalah inverter PLTS yang mengonversi daya DC dari serangkaian panel surya yang dihubungkan secara seri (string) menjadi arus AC siap pakai. Satu unit inverter melayani satu atau dua string sekaligus dengan satu titik MPPT per string.
Pada kondisi irradiansi normal, efisiensi puncak string inverter mainstream berada di kisaran 97-98% [datasheet Huawei SUN2000 / Sungrow SG series, 2024-2026].
Dalam topologi string, beberapa panel — umumnya 8-20 unit per string tergantung tegangan string yang diizinkan inverter dan tegangan nominal masing-masing modul — dihubungkan seri sehingga tegangan kumulatifnya bisa mencapai 600-1.500 V DC. Tegangan tinggi ini menguntungkan efisiensi transmisi kabel DC, tetapi melahirkan satu konsekuensi kritis: karena MPPT bekerja di level string (bukan per panel), panel yang paling lemah dalam string akan menekan output seluruh string ke kapasitasnya. Shading parsial pada satu panel — bahkan seluasan satu daun atau knalpot pipa ventilasi — dapat menurunkan produksi seluruh string secara tidak proporsional.
String inverter tersedia dalam kapasitas luas: model residensial mulai 3-6 kWp, komersial menengah 10-50 kWp, hingga string inverter utility-grade yang melampaui 100 kWp per unit [IEC 62109-1, Safety of power converters for use in photovoltaic power systems, Ed. 2022]. Untuk sistem dengan atap bersih tanpa penghalang bayangan dan orientasi panel seragam, topologi ini memberikan rasio biaya-per-watt terbaik di antara semua topologi inverter.
Contoh Aplikasi PLTS Indonesia
Sistem residensial 5 kWp di Surabaya (PSH 4,9 kWh/m²/hari [NASA POWER 1984-2023]) dengan atap orientasi selatan tanpa shading lazim menggunakan satu string inverter 5 kWp. Estimasi produksi harian: 5 × 4,9 × 0,80 (performance ratio) = 19,6 kWh, setara penghematan tagihan ~Rp 28.300/hari pada tarif R-1 non-subsidi Rp 1.444,70/kWh [PLN tariff adjustment Q1 2026]. Untuk pabrik skala menengah dengan sistem 50-100 kWp dan atap miring seragam, string inverter multi-input tetap menjadi pilihan default karena biaya instalasi dan pemeliharaan lebih sederhana dibandingkan solusi per-panel.
Sumber & Referensi
- IEC 62109-1, Safety of power converters for use in photovoltaic power systems — Part 1: General requirements, Ed. 1 (2010), diperbarui Ed. 2 (2022) (2010)
- IEC 61727, Photovoltaic (PV) systems — Characteristics of the utility interface (persyaratan koneksi grid termasuk anti-islanding)
- Datasheet inverter string mainstream pasar Indonesia: Huawei SUN2000 series, Sungrow SG series, SolarEdge string series — efisiensi puncak dan spesifikasi MPPT (2024-2026) (2024-2026)
- NASA POWER LARC, Surface meteorology and Solar Energy data set, climatology 1984-2023 (1984-2023)
Lihat Juga
Microinverter
Microinverter adalah inverter berkapasitas 250-400 W yang dipasang satu unit per panel surya untuk mengkonversi arus DC panel langsung menjadi AC di titik produksi [IEC 62109-1].
MPPT
(Maximum Power Point Tracking)MPPT atau Maximum Power Point Tracking adalah algoritma elektronik di dalam inverter atau charge controller surya yang terus-menerus melacak titik daya maksimum kurva tegangan-arus panel agar konversi DC ke AC berlangsung pada efisiensi tertinggi. Inverter mainstream pasar Indonesia umumnya memiliki efisiensi MPPT 96-99% — selisih ~3% yang berdampak langsung pada Performance Ratio sistem realisasi.
BOS
(Balance of System)BOS atau Balance of System adalah seluruh komponen PLTS di luar panel surya itu sendiri: inverter, mounting structure, kabel DC dan AC, proteksi listrik, combiner box, kWh meter ekspor-impor, dan jasa instalasi. Pada sistem on-grid residensial Indonesia, BOS biasanya menyumbang 25-40% total biaya sistem.